Kamis, 08 April 2021

Dua Orang Yang Berubah: Perkenalan

    Pertama-tama perkenalkan dulu sama karakternya. Namanya Rama, dia adalah anak yang cukup dikenal di kompleks rumahnya, bahkan sangat dikagumi sama anak-anak perempuan termasuk ibu-ibu PKK yang sering ngumpul arisan. Bukan karena dia aktif di karang taruna, tapi karena motornya keren. Rama adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan di bidang telekomunikasi. Rama adalah lulusan telekomunikasi dengan nilai IPK yang cukup tinggi. Tapi karena dia pintar di bidang itu Rama jadi sering dimintai tolong oleh orang disekitarnya 'Bisa benerin mesin cuci di rumah gak mas? mas kan anak IT.'

    'Ya gak gitu dong pak. gak semua yang...' belum selesai menjelaskan bapak itu menyela.

    'Kalau gitu gimana kalau benerin pipa air saya bocor nih.' kata bapak tersebut.

    'TOLONG!.' Rama teriak sambil berlari menjauh. 

    Rama pinter banget dengan segala hal yang berbau dengan komputer. Di antara tongkrongan dia, hanya Rama saja yang bisa nyolokin flash disk tanpa terbalik. 

    Rama suka sekali memakai hoodie dan celana pendek. Dia adalah orang yang tidak suka ribet banget dengan penampilan. Bahkan dia pernah hanya memakai singlet waktu pergi ke minimarket depan gang kompleknya. kalau dia duduk di pinggiran trotoar pasti dia dianggap orang minta-minta yang sering ketangkep sama satpol pp. Rama memang tampan. Selain rambut yang tertata estetik, badannya cukup tinggi. Itulah mengapa Rama dengan teman tongkrongannya selalu foto ketika mereka sedang duduk. Karena jika mereka berdiri hanya pusar kepala teman-teman Rama yang akan terfoto.

 Kedua, mari aku kenalkan dengan ceweknya Rama. Namanya Kirana, seorang mahasiswi telekomunikasi yang merupakan adik tingkat dari Rama sendiri. Kirana selalu menggunakan kacamata bulatnya kemana pun dia pergi. Tanpa kacamata tersebut, Kirana akan merasa dia berada di dunia kuantum yang tak jelas isinya apa.

    Kirana tahu dia cantik. Kecantikan tersebut sering menjadi cara dia dalam menyelesaikan masalahnya. Kirana pernah tidak sengaja menabrak motor yang sedang parkir di sebelah jalan. Tetapi orang yang dia tabrak malah yang meminta maaf dan malah berkata, 'Tabrak lagi aja mbak gapapa saya seneng kok ditabrak-tabrak.'

4 komentar: